Selasa, 23 Juni 2015

Membuat matrix ordo 2 x 2 dengan array dan menu.

B. Membuat matrix ordo 2 x 2 dengan array dan menggunakan menu.
Pada kali ini, kita akan membuat sebuah program matrix ordo 2 x 2 menggunakan array. Pertama kita akan membuat menu terlebih dahulu. Didalam menu terdapat 4 pilihan. Pilihan pertama yaitu memasukan input dari nilai matrix nya. Kedua hasil matrix yang sudah kita buat. Ketiga hasil penjumlahan antar matrix. Buat kodingan seperti berikut :


Pada pertama kali kita harus mendeklarasikan variabel – variabel yang kita akan pakai. Seperti : int m dan n itu sebagai aray nya. [3] sebagai batasan / banyak array nya. dan variabel i dan j untuk pengulangan nya dan pil sebagai pilihan menu. Pada awalnya kita akan membuat tampilan menu nya menggunakan cout.  Setelah itu kita masukan pilihan dengan cin dan disimpan pada variabel pil.
Karena kita ada 4 pilihan maka kita membagi menjadi 4 case. Case 1 untuk pilihan 1 dan selanjutnya. Pada case yang pertama kita membuat tampilan dari matrix dengan cout. Setelah itu kita melakukan perulangan untuk memasukan data yang diinginkan.
Di dalam program ini terdapat 2 matrix. Dan setiap matrix kita harus memberikan 4 nilai yang berbeda untuk setiap element nya. Pada matrix yg pertama (A) , terdapat 2 for karena kita akan memasukan nilai ke dalam element matrixnya. For yang pertama untuk (baris1kolom1 dan baris1kolom2) dan B for yang kedua untuk (baris2kolom1 dan baris2kolom2) Jadi :
For(i=1;i<=2;i++) artinya untuk i bernilai 1. Apabila i kurang atau sama dengan 2 maka lakukan proses i baru ditambah kan 1. Jika i++ maka i akan dilakukan baru ditambah 1 , Jika ++i perulangan dijalankan terlebih dahulu/ ditambah dulu baru di proses (melakukan perintah).
Jadi selama menjalankan proses pertama kita juga menjalankan for yang kedua yaitu untuk memasukan nilai matrixnya. For(j=1,j<=2,j++) artinya sama seperti tadi tetapi disini program akan menjalankan perintah cout untuk menununjukan element matrix berapa dan kita memasukan nilai nya yang nanti akan disimpan di variabel m. Seteleh Matrix pertama selesai kita memasukan lagi untuk matrix yang B. Proses nya sama aja seperti perulangan yang pertama tetapi pada matrix B kita memasukan nilanya akan disimpen pada variabel n. Setelah selesai (Enter) maka akan kembali ke menu awal.
          Kodingan berikutnya untuk case 2 (pilihan yang ke-2). Pada pilihan yang kedua ini akan menampilkan hasil yang sudah ada nilainya. Kita melakukan perulangan seperti tadi tetapi pada case yang kedua kita hanya menampilkan(cout). Pada dasarnya sama pada percobaan pertama.

Pada case yang ketiga yaitu kita akan menjumlahkan matrix A dengan matrix B. Baris1 kolom 1 akan ditambah baris1 kolom 1 juga, dan selanjutnya sampai baris dan kolom terakhir. Hasil ketika dijalankan :







Pada pilihan pertama : (Input nilai Matrix)
        Pada pilihan kedua : (Hasil Matrix)

Pada pilihan ketiga : (Penjumlahan Matrix)

Aplikasi menggunakan fungsi perulangan pada delphi

Pembuatan aplikasi menggunakan Perulangan.
            Di sini saya akan membuat suatu aplikasi menggunakan Perulangan Do While dan For Downto Do. Logika nya ketika memasukan nilai awal dan banyak nya perulangan maka outputnya akan keluar pada memo dan dengan output hasil perulangan nya.
1.                  Membuat User Interface.
Disini kita menggunakan Label, Edit, Memo serta Button. Pada Button kita memberikan perintah perulangan Do While dan For Downto Do . Button clear untuk menghapusnya.

2.                  Membuat Perintah Atau Meng-Koding.
Disini ada 3 Button. Button “Do While” untuk melakukan perulangan do while dan Button “For Downto Do” untuk melakukan perulangan for downto. Button “Clear” untuk menghapus input dan outputnya.



·         Kita membuat 2 variabel a dan b dengan deklarasi integer ( karena perulangan nanti akan menggunakan angka / bilangan) Variabel a diambil dari input Edit, karena a berdeklarasi integer, jadi kita harus ubah deklarasi edit yaitu string menjadi integer, yaitu dengan strtoint (yang artinya string ke integer) dan b kita berikan nilai 1 karena kita akan menggunakan perintah do while lebih atau sama dengan 1.
·         Do while artinya program akan berjalan selama kondisi nya benar, jika salah maka program akan berhenti.
·         Pada memo1.clear berarti kita menghapus tulisan memo1 nya terlebih dahulu, terus kita buat judul nya dengan lines+add yang artinya menambahkan dan pindah baris setelah ini buat kembali untuk enter nya.
·         Logika nya: Jika 1 lebih besar atau sama dengan data input 2 maka mulai, menambahkan memo pertama dengan tambahan data string + (b) + sama dengan + (c), selama kondisi benar maka akan melakukan perulangan.
·         Agar perulangan berjalan kita mengganti variabel yang lama dengan baru , contoh : b = b+1 dan a= a+1 jadi jika b yan pertama 3 makan nanti akan menjadi 4 dan seterusnya.
·         Jika kita menuliskan kata yang bertipe string kita menggunakan tanda petik satu (‘)

·         Logika nya sama seperti tadi tetapi pada perulangan for downto do berarti akan melakukan perulangan mundur.
·         Pada variabel a untuk nilai awal akan berkurang karena proses a= a-1 jadi jika a yang pertama 5 , maka nanti a akan berubah menjadi 4, dan seterusnya.
Pada kodingan untuk hapus:
Edit1.clear;
Edit2.clear;
Memo1.clear;
End;
End.
  
3.             Jalankan aplikasi
Klik icon play atau tekan F9 atau Run – Run.
Pada perulangan Do While :

Pada perulangan For Downto Do :

Membuat program array dengan C++

A. Membuat program dengan menggunakan array pada C++
Disini saya akan membuat suatu program yang menggunakan fungsi array. Array adalah suatu kumpulan data dengan bertipe data yang sama. Buatlah kodingan seperti berikut :


Pada baris pertama sama seperti sebelum – sebelumnya yaitu memanggil atau memasukan sebuah library bernama iostream dan conio yang berguna untuk kita dapat menggunakan fungsi cin / cout dan getch (sebagai penahan agar program tidak langsung keluar). Void main sebagai awal atau pembuka, clrscr artinya clearscreen (menghapus layar).
Cara menggunakan array yaitu kita memberikan batasan atau kapasitas atau jumlah maximal pada variabel yang kita mau. Seperti :
1.     Int a[5] = {1,2,3,4,5};
2.     Int b[5]= {1,2};
3.     Int c[5]= {10,220,30};
Batasan array diatas adalah 5. Jadi kita memberikan variabel a,b,c dengan array yang berjumlah 5. Pada variabel a berisi 1,2,3,4,5. Variabel b hanya 2 yaitu: 1,2 dan variabel c berisi 3 : 10,220,30.
Kita memberikan variabel tambahan yaitu j yang bertipe integer. Varibel tersebut berguna sebagi variabel penampung untuk melakukan perulangan pada program. Cout<<endl adalah perintah output untuk membuat baris baru atau enter. Pada dasarnya program ini untuk kita belajar bagaimana array bekerja.
Juga perlu tau bahwa array itu dimulai dari 0. Jadi ketika kita memberi batasan 5 bukan berarti 5 terakhir tetapi dimulai dari 0 dan berakhir di 4. Makanya disini kita memberikan nilai j = 0.
Perulangan j akan melakukan perulangan hingga j<5. Sehingga j akan berhenti di ke 4 dan mencetak perulangan yang ke 4. Pada dasarnya perulangan ini menjadikan kita tau tentang banyak array nya.
·        Perulangan pertama : a[0]=1  b[0]=1  c[0]=10
Nilai a pada perulangan pertama (inget pertama 0) adalah 1 , nilai b = 1 dan c = 10.
·        Perulangan kedua : a[1]=2   b[1]=2  c[0]=220
·        Perulangan ketiga : a[2]=3  b[2]=0   c[2]=30
Pada perulangan ketiga b berisi nilai 0, karena pada variabel b kita hanya memberi 2 nilai 1 dan 2. Sehingga pada perulangan ketiga hanya memberikan nilai 0.
·          Perulangan keempat: a[3]=4  b[3]=0  c[3]=0
·          Perulangan kelima: a[4]=5  b[4]=0  c[4]=0
Pada perulangan keempat dan kelima nilai b dan c sudah habis maka akan diisi sama angka 0. 

Kamis, 07 Mei 2015

tugas 1

Tugas 1


  1.      Jelaskan dengan contoh " Penggunaan Bahasa Indonesia Secara Baik Dan Benar !

    Jawab :

Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar” dapat diartikan pemakaian ragam bahasa yang  serasi   dengan sasarannya dan di samping itu mengikuti kaidah bahasa yang betul. Ungkapan “bahasa Indonesia yang baik dan benar” mengacu ke ragam bahasa yang sekaligus memenuhi persyaratan kebaikan dan kebenaran. Bahasa yang diucapkan bahasa yang baku. Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar mempunyai beberapa konsekuensi logis terkait dengan pemakaiannya sesuai dengan situasi dan kondisi. Pada kondisi tertentu, yaitu pada situasi formal penggunaan bahasa Indonesia yang benar menjadi prioritas utama. Penggunaan bahasa seperti ini sering menggunakan bahasa baku. Kendala yang harus dihindari dalam pemakaian bahasa baku antara lain disebabkan oleh adanya gejala bahasa seperti interferensi, integrasi, campur kode, alih kode dan bahasa gaul yang tanpa disadari sering digunakan dalam komunikasi resmi. Hal ini mengakibatkan bahasa yang digunakan menjadi tidak baik. Misalkan dalam pertanyaan sehari-hari dengan menggunakan bahasa yang baku Contoh :

·         Apakah kamu ingin menyapu rumah bagian belakang ?

·         Apa yang kamu lakukan tadi?

·         Misalkan ketika dalam dialog antara seorang Guru dengan seorang siswa

o    Pak guru : Rino apakah kamu sudah mengerjakan PR?

o    Rino : sudah saya kerjakan pak.

o    Pak guru : baiklah kalau begitu, segera dikumpulkan.

o    Rino : Terima kasih Pak

  2.    Berikanlah contoh fungsi bahasa sebagai alat komunikasi di dalam dunia pendidikan !

    Jawab :

Bahasa Indonesia berfungsi pula sebagai bahasa pengantar dilembaga-lembaga pendidikan, mulai dari lembaga pendidikan terendah (taman kanak-kanak) sampai dengan lembaga pendidikan tertinggi (Perguruan Tinggi) di seluruh Indonesia, kecuali di pelosok-pelosok daerah tertentu mayoritas masih menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa ibu.Di daerah ini, bahasa daerah boleh dipakai sebagai bahasa pengantar di dunia pendidikan tingkat sekolah dasar sampai tahun ketiga (kelas tiga). Setelah itu, harus menggunakan bahasa Indonesia. Karya-karya ilmiah di perguruan tinggi (baik buku rujukan, karya akhir mahasiswa, seperti skripsi, tesis, disertasi, dan hasil atau laporan penelitian)  yang ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia, menunjukkan bahwa bahasa Indonesia telah mampu sebagai alat penyampaian Iptek, dan sekaligus menepis anggapan bahwa bahasa Indonesia belum mampu mewadahi konsep-konsep Iptek.Sebagai fungsinya yang kedua di dalam kedudukannya sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia merupakan bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai dari taman kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia, kecuali di daerah-daerah, seperti daerah aceh, batak, sunda,  jawa, madura, bali, dan makasar yang menggunakaan bahasa daerahnya sebagai bahasa pengantar sampai dengan tahun ketiga pendidikan dasarSelain itu juga menurut Minto Rahayu, telah dibuktikan bahwa sejak bangsa Indonesia diproklamasikan sebagai negara (17 Agustus 1945), bahasa Indonesia telah digunakan sebagai pengantar dalam dunia pendidikan menggantikan bahasa Belanda, kecuali di TK dan tiga tahun SD, penggunaan bahasa daerah belum sama sekali dapat dihilangkan, mengingat bahasa Indonesia masih dianggap sebagai   bahasa kedua. Namun, perkembamgan membuktikan bahwa bahasa Indonesia semakin banyak digunakan sebagai bahasa pengantar pendidikan di semua jenjang dan jalur pendidikan. Dari ketiga versi pendapat ini bisa disimpulkan bahwa fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam pendidikan, itu memiliki kesamaan dan juga perbedaan, yakni kesamaanya fungsi bahasa Indonesia pengantar pendidikan itu di mulai dari lembaga pendidikan terendah TK, SD dan seterusnya sampai ke jenjang yang tertinggi (Perguruan Tinggi). Adapun perbedaannya hanya sedikit sekali yaitu dalam segi penggunaan dalam daerah masing-masing, karena penggunaan bahasa daerah belum bisa dihilangkan, mengingat kedudukannya masih sebagai bahasa kedua sebelum menggantikan bahasa Belanda.

tugas 2

Tugas 2

1.contoh kerangka karangan:
Tema              : Kemiskinan
Tujuan           : Mengatasi Kemiskinan
Judul              : Pemecahan Masalah Kemiskinan Di Negara Berkembang

– Pengertian
1. Pengertian Kemiskinan Secara Umum

adalah keadaan dimana terjadi ketidak mampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan.

2. Faktor – Faktor Timbulnya Kemiskinan
– Pendidikan Yang Terlampau sangat Rendah
– Malas Bekerja
-Keterbatasan Sumber Alam
-Terbatasnya Lapangan Kerja
-Keterbatasan Modal
-Beban Keluarga atau beban kehidupan.

4. Usaha – usaha Mengatasi Kemiskinan
-Peningkatan Fasilitas Jalan Dan Listrik di Pedesaan
-Perbaikan Tingkat Kesehatan Melalui Fasilitas Sanitasi yang Lebih Baik
-Penghapusan Larangan Impor Beras
-Pembatasan Pajak dan Retribusi Daerah yang merugikan Usaha Lokal dan Orang Miskin
-Pemberian Hak Penggunaan Tanah Bagi Penduduk Miskin
-Membangun Lembaga-lembaga Pembiayaan Mikro yang Memberi Manfaat pada. *penduduk Miskin
adalah kurang nya Perbaikan Atas Kualitas Pendidikan dan Penyediaan Pendidikan *Transisi untuk sekolah Menengah
-Mengurangi Tingkat Kematian Ibu Pada Saat Persalinan
-Menyediakan Lebih Banyak Dana Untuk Daerah-daerah Miskin
-Merancang Perlindungan Sosial Yang Lebih Tepat Sasaran

 2. Contoh Kutipan Langsung dan Tidak langsung !

kutipan langsung
contoh :

Siswoyo menegaskan, “segala keputusan ilmiah hanya merupakan kemungkinan besar (probability) dan tidak mengakui adanya kebenaran mutlak (absolute truth)”.
Kutipan tidak langsung

Contoh:

Polymorphism, yang berarti mempunyai banyak bentuk, merupakan konsep pokok di dalam perancangan berorientasi objek. Dua objek atau lebih dikatakan polymorphic jika mempunyai antarmuka-antarmuka yang identik namun mempunyai perilaku-perilaku berbeda.

Rabu, 15 April 2015

BAHASA PEMROGRAMAN DELPHI


Delphi merupakan bahasa pemrograman yang sering digunakan dikalangan kampus, sebagai penunjang matakuliah pemrograman walaupun sekarang ini sudah hampir kurang diminati dengan adannya beberapa bahasa pemrograman dengan menggunakan metoda dan cara yang lebih simple dalam penggunaannya. Namun kekuatan delphi masih bisa diungulkan dengan adanya versi-versi terbaru yang telah berbasis .net.

Bahasa pemrograman delphi ini sintak dasarnya menggunakan bahasa Pascal (Object Pascal Oriented). Apabila kita sudah banyak mengenal bahasa Pascal kita tidak akan susah untuk mempelajari bahasa pemrograman delphi ini.

Basis Object Oriented Programming(OOP)dalam Delphi dapat mempermudah pengembang aplikasi dalam mebangun project yang dikelolanya.

Beberapa kelebihan bahasa programan Delphi:
1. Komponen dapat dipakai ulang dan dapat dikembangkan
Delphi mempermudah pembuatan program bagi komponen-komponen Windows seperti label, button dan bahkan dialog dan lainnya. Komponen ini dapat diatur sesuai dengan kebutuhan kita si pembuat program.

2. Dapat mengakses VBX.
Dengan Delphi kita dapat langsung mengakses komponen VBX yang sudah merupakan satu kesatuan dan dapat langsung digunakan .

3. Template Aplikasi dan template Form
Dalam Delphi telah didefinisikan template aplikasi dan template Form yang dapat dipakai untuk membuat semua form aplikasi dengan lebih cepat.

4. Lingkungan pengembang Delphi
Lingkungan yang disedia pada Delphi sangat mudah untuk digunakan dalam pengembangan aplikasi yang produktif.

5. Program terkompilasi.
Kebanyakan lingkungan pengembang visual pada windows menyatakan dapat mengkompilasi program. Namun sebenarnya mereka hanya dapat mengkompilasi sebagian program dan kemudian mengabungkan interpreter dan pcode dalam sebuah file. Dengan cara ini akan menghasilkan aplikasi dengan eksekusi yang lambat. Namun dengan pemrograman delphi output yang dihasilkannya merupakan file yang benar-benar terkompilasi tanpa interpreter dan pcode sehinga dapat berjalan lebih cepat. Program Delphi yang kecil dapat diserahkan dalam bentuk sebuah file EXE tanpa harus menyertakan file DLL.

6. Kemampuan mengakses data dalam bermacam format.
Dalam Delphi terdapat BDE ( Borland Database Engine) yang digunakan untuk mengakses format file data yang ada. BDE telah melalui beberapa tahap pengembangan, yang sebelumnyaBDE dikenal dengan ODAPI , kemudian IDAPI. Sekarang BDE sudah menjadi standar untuk akses semua jenis data yang ada saat ini. BDE juga dapat mengakses Database Client / Server seperti Sybase, SQL Server, Oracle dan Borland Interbase. Bila dibandingkan dengan microsoft ODBC , BDE lebih unggul dalam hal unjuk kerjannya, hal ini karena BDE memiliki bentuk yang lebih mendekati format database tujuannya.

BAHASA PEMROGRAMANA C++

Pengertian Bahasa Pemrograman C++

Pengertian Bahasa Pemrograman C++
Bahasa Pemrograman memang banyak. Salah satunya adalah C++ . Di bawah ini adalah asal muasal Bahasa C++ serta pengertiannya yang saya kutip dari wikipedia.org langsung aja simak :
C++ adalah bahasa pemrograman komputer yang di buat oleh (Bjarne Stroustrup) merupakan perkembangan dari bahasa C dikembangkan di Bell Labs (Dennis Ritchie) pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu BCL, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa pemrograman C menjadi versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded, Bjarne Stroustrup pada Bel labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal 1980-an, Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding). Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).
Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam su-submasalah yang lebih kecil, Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.
Bahasa C adalah sebuah bahasa dasar tingkat tinggi yang sifatnya kompleks dan membangun logika atau algoritma.
C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.
Bahasa C adalah bahasa pemrograman prosedural yang memungkinkan kita untuk membuat prosedur dalam menyelesaikan suatu masalah. Bahasa C++ adalah bahasa pemrograman yang berorientasi pada objek.
Bahasa tingkat tinggi merupakan bahasa yang mudah dipahami oleh manusia, C dan C++ merupakan contoh bahasa dari bahasa tingkat tinggi. Contoh lain dari bahasa tingkat tinggi adalah Pascal , Perl, Java, dan lain lain. Sedangkan bahasa tingkat rendah merupakan bahasa mesin atau bahasa asembly.
Secara sederhana sebuah komputer hanya dapat mengeksekusi program yang ditulis dalam bahasa mesin. Oleh karena itu , jika suatu program ditulis dalam bahasa tingkat tinggi, maka program tersebut harus diproses dahulu sebelum bisa dijalankan dengan komputer.
Proses untuk untuk mengubah dari bahasa tinkaat tinggi ke bahasa tingkat rendah dalam bahasa pemrograman ada 2 tipe yaitu intrepenter dan compiler.
Bahasa pemrograman seperti C dan C++ merupakan contoh dari tipe compiler. Namun ada bahasa yang menggabungkan 2 tipe ini salah satunya adalah bahasa Java.
Kelebihan dan kekurangan bahasa pemrograman C++:
C++ itu pada dasarnya bahasa C juga, nah kemampuan C yang utama itu adalah seperti :
– Kode bahasa C++ dengan portabilitas dan fleksibilitas yang tinggi untuk semua jenis komputer.
– bahasa Standard-nya ANSI bisa dipakai diberbagai platform.
– kecepatan program jika dibanding dengan program yang sama buatan bahasa lain, relatif lebih cepat.
– Bahasa C++ tersedia hampir di semua jenis komputer.
– Bahasa C++ hanya menyediakan sedikit kata-kata kunci (hanya terdapat 48 kata kunci).
– Dukungan pustaka fungsi dan kelas yang banyak sehingga memungkinkan pembuatan aplikasi makro.
– C++ adalah bahasa yang terstruktur, dengan demikian akan lebih mendukung OOP.
– Bahasa C++ termasuk bahasa tingkat menengah dan lebih dekat dengan bahasa mesin.
– Kode program bersifat reuseable, sehingga dapat digunakan kembali pada project lain dengan hanya menggunakan library dan  file header.
– C++ dapat membuat aplikasi graphic processor berkualitas tinggi.
Jika dibandingkan dengan VB atau Delphi C++ memang tidak se-RAD dua bahasa tersebut , dan cenderung lebih rumit. Namun
dari perbandingan tersebut, sudah jelas pasti ada trade-off, seperti kecepatan, efisiensi kode, pengstrukturan kode.
Tidak hanya kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh C++, tetapi juga memiki kekurangan seperti:
– C++ tidak murni OOP sehingga kurang cocok untuk mengajarkan Konsep OOP karena kaidah-kaidah OOP dapat dilanggar. Dan
di C++ ada konsep pointer yang sangat membingunkan, ini salah satu alasan mengapa C++ menjadi momok yg paling tidak
disukai.
– C++ walapun tidak terpengaruh oleh Sistem Operasi tetapi tool untuk developmentnya harus spesific pada salah satu
sistem operasi contoh Visual Studio hanya dapat berjalan di Windows. Alasan ini juga nantinya akan dapat menurunkan
minat terhadap sistem operasi yang lain contohnya Linux. Apabila dalam praktiknya menggunakan Visual Studio maka
otomatis akan menggunakannya juga dan pada akhirnya malas untuk mencoba sistem operasi yang lain.
– Implementasi C++ dalam teknologi IT pada saat sekarang sudah sangat sedikit sekali.
– “susah” untuk membuat sesuatu dengan C++ sehingga kepeminatannya dalam memperdalam Programming akhirnya harus kandas
kecuali dengan inisitif sendiri mempelajari bahasa/teknologi lain.